Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Amran menyampaikan kondisi terkini di Sumatera. Dia mengungkap saat ini masih ada 10 kabupaten/kota yang membutuhkan atensi khusus pascabencana.
Dari 52 kabupaten/kota terdampak bencana, kata Amran, saat ini sudah ada 27 kabupaten/kota yang berfungsi normal. Sementara itu, 15 kabupaten/kota terdampak lainnya mendekati normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hampir secara keseluruhan ya untuk di tiga provinsi ini sebagian besar sudah normal dan mendekati normal. Tinggal ada 10 kabupaten/kota yang perlu atensi khusus,” kata Amran dalam Konferensi Pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).
Di Provinsi Sumatera Barat, tercatat 7 kabupaten/kota telah berfungsi normal dan 7 kabupaten/kota lainnya mendekati normal.
Sementara itu, masih terdapat 2 kabupaten/kota yang memerlukan atensi khusus, yakni Agam dan Padang Pariaman.
Selanjutnya, di provinsi Sumatera Utara, terdapat 9 kabupaten/kota yang telah berjalan normal dan 7 kabupaten/kota mendekati normal.
“Tinggal ada dua kabupaten/kota yang perlu atensi khusus, yaitu Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara,” tambahnya.
Adapun untuk Provinsi Aceh, terjadi peningkatan signifikan sebanyak 11 kabupaten/kota telah berjalan normal, dari yang semula hanya 1. Sementara 1 kabupaten/kota, yakni Kabupaten Nagan Raya, mendekati normal.
“Tinggal enam kabupaten/kota yang perlu atensi khusus, yaitu Kabupaten Bireuen, kemudian Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Pidie Jaya,” imbuhnya.
Halaman 2 dari 2
(isa/isa)