
Jakarta –
Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan mutasi sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Tiga di antaranya yakni Kajari Jakarta Pusat, Kajari Jakarta Selatan dan Kajari Jakarta Utara.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-10422/09/2026 tertanggal 22 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
“Benar (ada mutasi),” kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna kepada wartawan, Kamis (24/09/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan dokumen yang dilihat detikcom, Kajari Jakarta Pusat yang sebelumnya dijabat oleh Antonius Despinola, kini diganti Oktafian Syah Effendi.
Antonius ditunjuk menjadi Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung menggantikan La Kanna yang kini menjabat sebagai Kajari Palopo.
Sementara itu, Kajari Jakarta Selatan kini diemban oleh Armen Wijaya menggantikan Marcelo Bellah. Sebelumnya dia menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.
Kemudian, untuk Kajari Jakarta Utara kini dijabat oleh Roy Riady yang sebelumnya merupakan Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Lampung.
Adapun posisi itu sebelumnya diisi oleh Syahrul Juaksha Subuki. Syahrul kini ditunjuk menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Berikut daftar 16 Pejabat yang dimutasi Jaksa Agung:
1. La Kanna, sebagai Kajari Papolo
2. Oktafian Syah Effendi, sebagai Kajari Jakarta Pusat
3. Sulasman, sebagai Kajari Banjarnegara
4. Efrivel, sebagai Kajari Sambas
5. Yafeth Ruben Bonai, sebagai Kajari Maluku Barat Daya
6. Fithrah, sebagai Kajari Bukittinggi
7. Armen Wijaya, sebagai Kajari Jakarta Selatan
8. Roy Riady, sebagai Kejari Jakarta Utara
9. Kristanto Trinoviandri, sebagai Kajari Ogan Komering Ulu
10. Safri Abdul Muin, sebagai Kajari Kepulauan Morotai
11. Antonius Despinola, sebagai Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung
12. Fitriansyah Akbar, sebagai Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Riau
13. Marcelo Bellah, sebagai Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung
14. Agus Setiadi, sebagai Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung
15. Syahrul Juaksha Subuki, sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
16. Rudhy Parhusip, sebagai Asisten Pemulihan Aset pada Kejaksaan Tinggi Lampung
(ond/azh)